INDONEWS MEDIA · LAPORAN NASIONAL

Berita Indonesia, lebih dekat dengan fakta.

Indonesia · laporan

Kemenpar Ajak Wisatawan Jelajahi Pengalaman Unik di Destinasi

Kementerian Pariwisata mendorong wisatawan untuk tidak hanya mengunjungi satu destinasi, melainkan mencari pengalaman autentik dan beragam, didukung program khu

Foto ilustrasi IndoNews · sumber gambar dicantumkan bila tersedia.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mendorong para wisatawan untuk memperkaya perjalanan mereka dengan mencari beragam pengalaman dalam satu destinasi, tidak hanya terpaku pada satu kunjungan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kunjungan dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, di Jakarta pada Kamis, menyatakan bahwa tujuan utama adalah agar pengalaman tinggal wisatawan di Indonesia menjadi lebih berkualitas, dengan manfaat yang dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Pendekatan pemasaran berbasis pengalaman ini dirancang agar wisatawan tidak sekadar datang, tetapi juga memperoleh pengalaman yang autentik, personal, dan bermakna selama berada di Indonesia.

Kekayaan destinasi, budaya, serta keramahan masyarakat Indonesia diharapkan dapat diterjemahkan menjadi pengalaman wisata yang memiliki nilai tambah tinggi dan daya saing global. Dengan demikian, pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kedatangan wisatawan. Pengalaman yang lebih bervariasi diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama, menjelajahi lebih banyak lokasi, serta memanfaatkan lebih banyak produk dan layanan di destinasi tujuan.

Mendorong Wisata Non-Konvensional

Ni Luh mencontohkan penerapan pendekatan ini pada sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Peserta konferensi atau pertemuan dapat memperpanjang perjalanan mereka untuk menikmati kuliner lokal, mengunjungi atraksi wisata, atau mengikuti aktivitas yang memperkenalkan budaya dan karakteristik daerah tempat acara berlangsung.

Arah ini merupakan bagian dari fokus inisiatif “Go Beyond Ordinary”, di mana pemasaran pariwisata tidak hanya menyoroti destinasi, tetapi juga pengalaman yang dapat ditemukan wisatawan. Kementerian Pariwisata juga memperkuat lima kategori wisata minat khusus melalui Program Pariwisata Berkualitas, meliputi gastronomi, bahari, kebugaran, wastra, serta seni dan desain.

Tren Wisatawan Muda dan Peran Teknologi

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menambahkan bahwa minat terhadap pengalaman wisata semakin menonjol di kalangan wisatawan muda. Dalam kajian yang dipresentasikan pada Indonesia Tourism & Mice Outlook 2027, sekitar 52 persen wisatawan Generasi Z melakukan perjalanan dengan motivasi utama mencari pengalaman baru.

Potensi unik yang dimiliki setiap daerah dapat dirangkai menjadi kegiatan wisata yang lebih menarik. Sebagai contoh, seni dan budaya dapat dipadukan dengan wastra, wisata bahari, hingga tur jalan kaki (walking tour). “Yang kita dorong adalah wisata yang non-konvensional, non-ordinary, supaya aktivitas pariwisata bisa tersebar lebih banyak,” ujar Made.

Penguatan pemasaran berbasis pengalaman ini juga didukung oleh teknologi melalui MaiA (Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia) yang tersedia di platform indonesia.travel. Teknologi ini membantu wisatawan menemukan informasi mengenai destinasi dan berbagai aktivitas wisata yang menawarkan pengalaman unik. Made menjelaskan, “Ketika wisatawan mencari experiential tourism di Indonesia, MaiA akan memberikan rekomendasi.”

Konten belum tersedia.

Artikel ini belum memiliki isi yang dapat dibaca.